📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!
Oleh: ARDA DINATA
SORE itu, cuaca begitu cerah. Saya seperti biasa setelah shalat Ashar, baru pulang dari kantor. Begitu saya ucapkan salam dan membuka pintu rumah. Di sana, didapati putri kesayanganku (4 th) sedang menunggu dan menyambut dengan antusias atas kehadiranku.
Anak ini, seakan-akan tidak memperdulikan kondisi ayahnya. Dalam pikirannya hanya ada satu kata, yaitu ’bermain dengan ayah’. Pada konteks seperti itulah, seorang ayah harus mampu memposisikan pikirannya dengan pikiran si anak. Untuk itu, hendaknya kita selaku orang tua harus mampu memformulasikan rasa lelah, bijaksana, emosional anak, pendidikan, dan hiburan menjadi satu bentuk amal keikhlasan berupa pemenuhan keinginan si anak (baca: hiburan).
Hiburan adalah kebutuhan tambahan --yang cukup memberi andil dalam perkembangan anak--, setelah kebutuhan akan makan dan minum, pakaian, maupun tempat tinggal. Dari aktivitas hiburan itu, akan terbentuk penyegaran. Penyegaran adalah obat dari kejenuhan rutinitas dalam hidup seseorang. Baik bagi suami, istri, maupun anak.
Atas dasar itu, akhirnya saya memenuhi keinginan anak untuk mendapat hiburan. Hiburan apa? Di luar dugaan saya, ternyata sang anak hanya dengan naik sepeda keliling lingkungan RT/RW dan lapangan, wajah sang anak begitu terlihat bahagia.
Naik sepeda, begitu sederhana. Tidak perlu biaya banyak dan relatif setiap orang tua mampu melakukannya. Tapi, dari hal sederhana ini, justru Subanallah manfaatnya. Diantaranya, bagaimana kita mengajarkan rasa syukur nikmat, menghormati orang lain, aktivitas amaliah di dunia, dll. Tarbiyah itu, tentu masih dalam konteks jangkauan, pikiran dan bahasa anak-anak seusianya.
Yang paling berkesan dari menghibur anak dengan naik sepeda itu adalah proses mendidik anak untuk mensyukuri nikmat. Syukur berarti berterima kasih. Nikmat artinya kesenangan, pemberian, atau karunia. Tepatnya, syukur nikmat berarti suatu pernyataan terima kasih kepada Allah karena telah mendapat kesenangan atau karunia dari-Nya.
Menghibur --naik sepeda-- pada anak dapat dijadikan ajang selain untuk memenuhi hasrat akan hiburan sang anak, kita juga sebagai orang tua dapat memberikan tarbiyah akan aktualisasi rasa syukur nikmat dalam hidup ini. Secara sederhana, kita bisa mencontohkan yaitu seorang manusia yang diberi anggota tubuh yang sempurna dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya; terciptanya hewan, tumbuhan; adanya matahari, bintang, langit, awan, dll; atau berupa nikmat non materi seperti nikmat sehat dan adanya waktu senggang, sehingga kita bisa bermain. Itulah sebagian kecil pembelajaran syukur nikmat melalui ajang hiburan.
Yang pasti, pemberian tambahan kebutuhan (baca: hiburan) kepada keluarga (suami, istri, dan anak) adalah lebih utama dari yang lainnya. Rasulullah bersabda: “Pemberian tambahan seseorang kepada keluarganya lebih utama daripada pemberian tambahan kepada orang lain, seperti kelebihan seseorang shalat berjama’ah dibanding seseorang shalat sendiri.” (HR. Ibnu Abu Syaibah). Wallahu’alam.***
Penulis Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.
SORE itu, cuaca begitu cerah. Saya seperti biasa setelah shalat Ashar, baru pulang dari kantor. Begitu saya ucapkan salam dan membuka pintu rumah. Di sana, didapati putri kesayanganku (4 th) sedang menunggu dan menyambut dengan antusias atas kehadiranku.
Anak ini, seakan-akan tidak memperdulikan kondisi ayahnya. Dalam pikirannya hanya ada satu kata, yaitu ’bermain dengan ayah’. Pada konteks seperti itulah, seorang ayah harus mampu memposisikan pikirannya dengan pikiran si anak. Untuk itu, hendaknya kita selaku orang tua harus mampu memformulasikan rasa lelah, bijaksana, emosional anak, pendidikan, dan hiburan menjadi satu bentuk amal keikhlasan berupa pemenuhan keinginan si anak (baca: hiburan).
Hiburan adalah kebutuhan tambahan --yang cukup memberi andil dalam perkembangan anak--, setelah kebutuhan akan makan dan minum, pakaian, maupun tempat tinggal. Dari aktivitas hiburan itu, akan terbentuk penyegaran. Penyegaran adalah obat dari kejenuhan rutinitas dalam hidup seseorang. Baik bagi suami, istri, maupun anak.
Atas dasar itu, akhirnya saya memenuhi keinginan anak untuk mendapat hiburan. Hiburan apa? Di luar dugaan saya, ternyata sang anak hanya dengan naik sepeda keliling lingkungan RT/RW dan lapangan, wajah sang anak begitu terlihat bahagia.
Naik sepeda, begitu sederhana. Tidak perlu biaya banyak dan relatif setiap orang tua mampu melakukannya. Tapi, dari hal sederhana ini, justru Subanallah manfaatnya. Diantaranya, bagaimana kita mengajarkan rasa syukur nikmat, menghormati orang lain, aktivitas amaliah di dunia, dll. Tarbiyah itu, tentu masih dalam konteks jangkauan, pikiran dan bahasa anak-anak seusianya.
Yang paling berkesan dari menghibur anak dengan naik sepeda itu adalah proses mendidik anak untuk mensyukuri nikmat. Syukur berarti berterima kasih. Nikmat artinya kesenangan, pemberian, atau karunia. Tepatnya, syukur nikmat berarti suatu pernyataan terima kasih kepada Allah karena telah mendapat kesenangan atau karunia dari-Nya.
Menghibur --naik sepeda-- pada anak dapat dijadikan ajang selain untuk memenuhi hasrat akan hiburan sang anak, kita juga sebagai orang tua dapat memberikan tarbiyah akan aktualisasi rasa syukur nikmat dalam hidup ini. Secara sederhana, kita bisa mencontohkan yaitu seorang manusia yang diberi anggota tubuh yang sempurna dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya; terciptanya hewan, tumbuhan; adanya matahari, bintang, langit, awan, dll; atau berupa nikmat non materi seperti nikmat sehat dan adanya waktu senggang, sehingga kita bisa bermain. Itulah sebagian kecil pembelajaran syukur nikmat melalui ajang hiburan.
Yang pasti, pemberian tambahan kebutuhan (baca: hiburan) kepada keluarga (suami, istri, dan anak) adalah lebih utama dari yang lainnya. Rasulullah bersabda: “Pemberian tambahan seseorang kepada keluarganya lebih utama daripada pemberian tambahan kepada orang lain, seperti kelebihan seseorang shalat berjama’ah dibanding seseorang shalat sendiri.” (HR. Ibnu Abu Syaibah). Wallahu’alam.***
Penulis Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.
Tags
Daftar Bab
Memuat bab...
Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / BacaBersahabat Dengan Nyamuk
Beli / BacaRahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / BacaMembongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / BacaPendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / BacaBersahabat Dengan Malaria
Beli / BacaAtasi Penyakit Skabies
Beli / BacaSanitasi Atasi Stunting
Beli / BacaStandar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaRahasia Kimia Cinta
Beli / BacaKesehatan Ibu & Anak
Beli / BacaMenguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / BacaSMART Sanitation
Beli / BacaPola Makan Sehat di Era Digital
Beli / BacaDunia Sanitasi Lingkungan
Beli / BacaManusia dan Lingkungan
Beli / BacaKepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / BacaKeperawatan Jiwa
Beli / BacaDasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaEpidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / BacaKesehatan Alat Makan
Beli / BacaProduktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / BacaMindmap Penulisan Buku
Beli / BacaMenjadi Penulis Mandiri
Beli / BacaStrategi Produktif Menulis
Beli / BacaCreative Writing & Writerpreneurship
Beli / BacaMembangun Keluarga Berkualitas
Beli / BacaKebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / BacaKeluarga Penuh Cinta
Beli / BacaMelapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / BacaPernikahan Berkalung Pahala
Beli / BacaMengikat Cinta Kasih
Beli / BacaSurga Perkawinan
Beli / BacaIbu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / BacaAyahku, Guruku, Guru Kami
Beli / BacaCerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / BacaRETAKAN
Beli / BacaPecahan Cinta
Beli / BacaWhispers of the Sunset
Beli / BacaEpos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / BacaMelangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / BacaMenjadi Orang Bahagia
Beli / BacaMerajut Cinta Allah
Beli / BacaPemberdayaan Majelis Taklim
Beli / BacaBermesraan Dengan Kebaikan
Beli / BacaDear Friend
Beli / BacaTaman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca
Tulis Komentar di Bawah ini!