Arda Dinata
Arda Dinata
Arda Dinata adalah penulis storytelling religius yang dikenal dengan gaya penulisannya yang lembut, empatik, dan tidak menggurui. Dengan pengalaman menulis ratusan ribu konten inspiratif yang menyentuh pembaca.
🌐 Jaringan Blog Arda Dinata
Logo Buku dan Novel Inspiratif Online
Temukan lebih banyak
Memuat daftar buku...
Indahnya Keluarga Berkualitas
Arda Dinata
Dilihat ... Bab

📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!

Indahnya Keluarga Berkualitas
Oleh: ARDA DINATA
Email:
arda.dinata@gmail.com


 Keluarga BahagiaKeluarga's Manuk Nangpart 1: merongKeluarga: Webster's Timeline History, 1887 - 2007
TERJALINNYA sebuah ikatan perkawinan, tidak saja bertujuan untuk mendapatkan generasi penerus (baca: keturunan) yang banyak dari segi kuantitas, tapi juga kita harus memperhatikan segi kualitas keluarga yang akan kita bangun. Hal ini didasarkan pada subtansi bahwa permasalahan generasi anak-anak kita akan memiliki permasalahan dan tantangan yang berbeda dari keadaan saat sekarang. Selain itu, tentunya kita harus menjadikan keturunan tersebut tidak menjadi beban bagi siapa pun, termasuk dirinya sendiri.

Di antara hal yang perlu diperhatikan sebagai langkah awal dalam membentuk keluarga berkualitas adalah dengan menumbuhkan suasana ketentraman dan kasih sayang di dalam keluarga. Allah SWT berfirman, yang artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. 30: 21). Lagian, bukankah ketentraman dan kasih sayang itu merupakan kebutuhan dasar setiap manusia?



Menurut Drs. Hasan Basri, dalam karyanya berjudul “Merawat Cinta Kasih,” keluarga berkualitas adalah keluarga yang rukun, berbahagia, tertib, disiplin, saling menghargai, penuh maaf, tolong menolong, dalam kebajikan, memiliki etos kerja, bertetangga dengan saling menghormati, taat mengerjakan ibadah, berbakti kepada orang tua dan mertua, mencintai ilmu pengetahuan dan memanfaatkan waktu luang dengan hal-hal yang positif dan mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Betapa indahnya kondisi keluarga berkualitas tersebut. Penulis yakin setiap kita pada dasarnya mengharapkan tercipta dan terwujudnya keluarga berkualitas ini. Predikat demikian, bukan diperoleh hanya mengandalkan kepada salah satu komponen/unsur di dalam keluarga (bapak, ibu, atau anak). Tapi, ia merupakan hasil kerjasama yang harmonis di antara komponen keluarga tersebut.

Dalam arti lain, di dalam keluarga itu masing-masing komponen keluarga menjalankan kewajibannya dengan baik dan serius, tanpa mengeluh, mencari kambing hitam dan merasa diperbudak oleh orang lain. Jadi, fungsi-fungsi keluarga dalam sebuah ikatan perkawinan benar-benar diwujudkannya.

Fungsi Keluarga

Untuk menggapai predikat keluarga berkualitas, maka perilaku kita hendaknya diarahkan kepada terlaksananya fungsi-fungsi yang disandang dalam sebuah keluarga. Di mana pelaksanaan fungsi-fungsi keluarga itu didasarkan kepada azas gotong royong. Dalam bahasa lain, Burgess menyebutnya dengan companionship, yaitu persahabatan, kebersamaan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan demokrasi bagi semua anggota keluarga.

Berikut ini, ada beberapa fungsi keluarga yang perlu diwujudkan tersebut, yaitu: 1. Fungsi keagamaan. Setiap keluarga diharapkan mampu berfungsi sebagai wahana untuk menciptakan seluruh anggota keluarganya menjadi insan-insan agamis yang penuh iman dan taqwa kepada Allah SWT.

2. Fungsi sosial budaya. Setiap keluarga mampu untuk menggali, mengembangkan dan melestarikan kekayaan sosial budaya yang dimiliki oleh masyarakatnya dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di samping juga berupa penguasaan terhadap tata cara sopan santun terhadap orang tua, suami terhadap isteri dan berlaku sebaliknya. Untuk itu, sebaiknya pertama-tama hal itulah yang diwariskan dalam lingkungan keluarga masing-masing.

3. Fungsi kasih sayang. Setiap keluarga diharapkan mampu berfungsi untuk mewujudkan proses pengembangan timbal balik dalam rasa cinta dan kasih sayang antar komponen anggota keluarga. Dalam hal ini, sebenarnya untuk mewujudkan rasa cinta dan kasih sayang antara suami-isteri itu sudah dimulai sejak mereka merencanakan untuk hidup bersama.

4. Fungsi perlindungan. Setiap keluarga diharapkan berfungsi sebagai tempat perlindungan yang memberikan rasa aman, tentram lahir dan batin. Keluarga memang menjadi tempat yang aman bagi kita, misalnya suami merasa ‘terlindungi’ karena ada isteri yang mendampinginya, demikian pula sebaliknya. Begitu juga, anak-anak menjadi terlindungi karena ada orang tua yang menjadi tumpuan pengaduannya. Peran serta orang tua di sini, tentunya sangat besar dalam menentukan kesuksesan dari masa depan seorang anak. Sedangkan masa depan orang tua sendiri, sebagian besar terletak pada anak-anaknya yang akan memperhatikan dan memeliharanya.

5. Fungsi reproduksi. Setiap suami-isteri yang diikat dengan perkawinan yang sah diharapkan mampu memberikan keturunan yang berkualitas, sehingga menjadi insan yang berguna bagi keluarganya, agama, masyarakat dan negara. Pemahaman akan pendidikan reproduksi sehat bagi keluarga muda dan calon suami-isteri ini adalah sesuatu yang sangat penting untuk dimiliki, maka hendaknya hal itu mulai diberikan pertama-tama di lingkungan keluarga kita.

6. Fungsi edukatif dan sosialisasi. Setiap keluarga diharapkan mampu menjadi pendidik yang pertama dan utama bagi anak-anaknya dalam menumbuh-kembangkan kekuatan-kekuatan agama, fisik, mental dan sosial. Pendidikan informal yang diberikan orang tua kepada anaknya itu (baca: sosialisasi primer) merupakan pendidikan yang pertama dan berkelanjutan, di mana peran orang tua sangat penting dalam memberikan bekal kepada anaknya agar dapat hidup “tanpa kesulitan” di masyarakat.

7. Fungsi ekonomi. Setiap keluarga diharapkan mampu berfungsi untuk meningkatkan ekonomi keluarganya, sehingga bisa mencapai kebutuhan hidupnya yang lebih tinggi (baca: baik). Artinya, walaupun suami sebagai kepala keluarga memiliki kewajiban menghidupi keuangan keluarga, tapi tidak ada salahnya kalau setiap anggota komponen keluarga ikut serta membantunya.

8. Fungsi pelestarian lingkungan. Setiap keluarga diharapkan mampu membiasakan diri untuk memelihara dan melestarikan lingkungan di mana mereka tinggal. Fungsi pelestarian lingkungan tersebut tidak terlepas dari sistem pendidikan informal yang diberikan dalam keluarganya. Kebiasaan hidup bersih dan mencintai lingkungan perlu diperlihatkan oleh bapak dan ibu kepada anak-anaknya. Artinya kepedulian terhadap lingkungan yang bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak dini dalam keluarga.

Akhirnya kita berdoa kepada Allah SWT, semoga kita selalu diberi petunjuk dan kekuatan dalam berusaha membentuk sebuah tatanan keluarga berkualitas serta mewujudkannya, yakni dengan menerapkan perilaku fungsi-fungsi keluarga tersebut di tengah-tengah keluarga kita yang sesuai dengan ajaran Islam. Amin. Wallahu’alam.(bdg, 13/7/02).***

Arda Dinata adalah pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia,
http://www.miqra.blogspot.com.
Daftar Bab
Memuat bab...

Tulis Komentar di Bawah ini!

Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Nyamuk
Bersahabat Dengan Nyamuk
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Malaria
Bersahabat Dengan Malaria
Beli / Baca
Atasi Penyakit Skabies
Atasi Penyakit Skabies
Beli / Baca
Sanitasi Atasi Stunting
Sanitasi Atasi Stunting
Beli / Baca
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Rahasia Kimia Cinta
Rahasia Kimia Cinta
Beli / Baca
Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan Ibu & Anak
Beli / Baca
Menguasai Kecerdasan Buatan AI Untuk Pemula
Menguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / Baca
SMART Sanitation
SMART Sanitation
Beli / Baca
Pola Makan Sehat di Era Digital
Pola Makan Sehat di Era Digital
Beli / Baca
Dunia Sanitasi Lingkungan
Dunia Sanitasi Lingkungan
Beli / Baca
Manusia dan Lingkungan
Manusia dan Lingkungan
Beli / Baca
Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Manajemen Proyek
Kepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / Baca
Keperawatan Jiwa
Keperawatan Jiwa
Beli / Baca
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Kesehatan Alat Makan
Kesehatan Alat Makan
Beli / Baca
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / Baca
Mindmap Penulisan Buku
Mindmap Penulisan Buku
Beli / Baca
Menjadi Penulis Mandiri
Menjadi Penulis Mandiri
Beli / Baca
Strategi Produktif Menulis
Strategi Produktif Menulis
Beli / Baca
Creative Writing dan Writerpreneurship
Creative Writing & Writerpreneurship
Beli / Baca
Membangun Keluarga Berkualitas
Membangun Keluarga Berkualitas
Beli / Baca
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / Baca
Keluarga Penuh Cinta
Keluarga Penuh Cinta
Beli / Baca
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / Baca
Pernikahan Berkalung Pahala
Pernikahan Berkalung Pahala
Beli / Baca
Mengikat Cinta Kasih
Mengikat Cinta Kasih
Beli / Baca
Surga Perkawinan
Surga Perkawinan
Beli / Baca
Ibu Cinta Yang Tak Berbatas
Ibu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / Baca
Ayahku Guruku Guru Kami
Ayahku, Guruku, Guru Kami
Beli / Baca
Cerdas dan Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Cerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / Baca
RETAKAN
RETAKAN
Beli / Baca
Pecahan Cinta
Pecahan Cinta
Beli / Baca
Whispers of the Sunset
Whispers of the Sunset
Beli / Baca
Epos Aurora Petualangan di Alam Semesta
Epos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / Baca
Melangkah Dalam Cahaya Prinsip Hidup Ala Rasulullah
Melangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / Baca
Menjadi Orang Bahagia
Menjadi Orang Bahagia
Beli / Baca
Merajut Cinta Allah
Merajut Cinta Allah
Beli / Baca
Pemberdayaan Majelis Taklim
Pemberdayaan Majelis Taklim
Beli / Baca
Bermesraan Dengan Kebaikan
Bermesraan Dengan Kebaikan
Beli / Baca
Dear Friend
Dear Friend
Beli / Baca
Taman-Taman Kebeningan Hati
Taman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca